Jakarta (ANTARA) – PT Zurich General Takaful Indonesia (Zurich Syariah) tengah mengoptimalkan strategi untuk meningkatkan adopsi asuransi kendaraan di Indonesia.
Presiden Direktur Zurich Syariah, Hilman Simanjuntak menyampaikan bahwa pihaknya berfokus pada beberapa hal yakni mencari pelanggan baru baik yang sudah memiliki kendaraan maupun yang berencana membeli kendaraan, serta memperkuat kerja sama dengan berbagai saluran distribusi untuk menjangkau lebih banyak konsumen.
“Melalui kolaborasi dengan berbagai channel distribution, kami berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dan mendorong adopsi asuransi kendaraan yang lebih luas,” kata Hilman dalam acara “Berbagi Berkah Ramadhan Zurich Syariah” di Jakarta, Senin,
Hilman mengatakan, Zurich Syariah pada 2024 mencatatkan pertumbuhan yang solid dengan kenaikan sebesar 15 persen secara keseluruhan dan 14 persen untuk sektor kendaraan bermotor.
Namun demikian, angka tersebut sedikit lebih rendah dibandingkan tahun 2022 dan 2023 yang tercatat tumbuh masing-masing 40 persen dan 20 persen.
Baca juga: Zurich Syariah menggandeng Muhammadiyah dalam pemberdayaan masyarakat
Hal ini disinyalir terjadi karena dampak dari tekanan yang dihadapi oleh industri otomotif.
Untuk mengantisipasi penurunan ini, Zurich Syariah mengembangkan strategi distribusi yang lebih efektif dengan membangun kerja sama dengan berbagai saluran distribusi, seperti bank-bank syariah dan multifinance syariah.
Selain itu, pihaknya juga meningkatkan jumlah pemasar dan agen asuransi sekaligus memberikan pelatihan kepada mereka agar lebih produktif.
“Ini merupakan salah satu langkah untuk mengurangi dampak penurunan di sektor otomotif dan memperbesar penetrasi asuransi kendaraan di Indonesia,” kata Hilman.
Hilman menambahkan, potensi pasar asuransi kendaraan bermotor di Indonesia masih sangat besar.
Menurut dia, hal ini menunjukkan adanya peluang besar bagi Zurich Syariah untuk mengedukasi dan menawarkan produk asuransi kendaraan kepada lebih banyak orang.
“Tidak semua pemilik kendaraan bermotor punya produk asuransi umum yang melindungi kendaraannya. Jadi artinya masih ada tuh potensi di situ,” katanya.
Baca juga: Polis umrah Zurich Syariah tumbuh 62 persen hingga Mei 2024
Baca juga: Zurich Syariah optimis kinerja asuransi kendaraan positif selama mudik
Baca juga: Zurich Syariah catat peningkatan asuransi perjalanan umrah 40 persen
Pewarta: Adimas Raditya Fahky P
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2025